Minggu, 18 Oktober 2009

Mengapa Kopi Luwak itu Enak??

Kopi Luwak adalah jenis kopi dari biji kopi yang telah dimakan dan melewati

saluran pencernaan binatang bernama luwak. Kemasyhuran kopi ini telah

terkenal sampai luar negeri. Bahkan di Amerika Serikat, terdapat kafe atau

kedai yang menjual kopi luwak (Civet Coffee) dengan harga yang cukup

mahal. Kopi yang dikais dari kotoran luwak ini bisa mencapai harga AS$100

per 450 gram. Hanya saja kebenaran kopi yang dijual adalah benar-benar kopi

luwak masih dipertentangkan.

Kemasyhuran kopi ini diyakini karena mitos pada masa lalu, ketika perkebunan

kopi dibuka besar-besaran pada masa pemerintahan Hindia Belanda sampai

dekade 1950-an, di mana saat itu masih banyak terdapat binatang luwak

sejenis musang.

Binatang luwak senang sekali mencari buah buahan yang cukup baik termasuk

buah kopi sebagai makanannya. Biji kopi dari buah kopi yang terbaik yang

sangat digemari luwak, setelah dimakan dibuang beserta kotorannya, yang

sebelumnya difermentasikan dalam perut luwak. Biji kopi seperti ini, pada

masa lalu sering diburu para petani kopi, karena diyakini berasal dari biji kopi

terbaik dan difermentasikan secara alami. Dan menurut keyakinan, rasa kopi

luwak ini memang benar benar berbeda dan spesial dikalangan para

penggemar dan penikmat kopi.

Namun binatang Luwak saat ini sekarang sukar untuk ditemukan. Dagingnya

yang dipercaya dapat mengobati penyakit Asma membuat hewan ini terus

diburu. Disayangkan kenikmatan kopi yang berasal dari memungut biji-biji kopi

dari kotoran Luwak hanya tinggal mitos.


"Kopi Luwak" sekarang telah menjadi merek dagang dari sebuah perusahaan

kopi. Umumnya, kopi dengan merek ini dapat ditemui di pertokoan atau kafe

atau kedai seperti di Mall Atrium di daerah Senen , atau Mall Ciputra, Grogol,

Jakarta yang terdapat Cafe "Kopi Luwak". Namun belum tentu racikan kopi

yang dijual disana benar-benar berasal dari Luwak atau tepatnya "kotoran"

Luwak.

foto kopi yg udh jdi


foto kopi yg blom jdi

0 komentar:

Posting Komentar